Dimsum Terakhir

Masih inget tulisan saya tentang novel karangan Clara Ng yang judulnya “Gerhana Kembar”?

Berawal dari keisengan saya mengisi waktu sambil baca novel itu, akhirnya bikin saya jatuh cinta sama gaya penulisan pengarangnya. Rasanya saya ketagihan dan berasa pengin lagi dan lagi menikmati karya-karyanya. Cerita-ceritanya sangat menarik dan original.

Selasa, 12 Juni 2012, saya iseng mampir Gramedia di Mal Artha Gading. Baru saja saya masuk gerbang Gramedia, mata saya langsung tertumbuk pada sebuah novel yang saya sudah hafal cover depannya karena memang saya cari-cari beberapa hari ini. Novel lain karya Clara Ng. Judulnya “Dimsum Terakhir”. Wooo tanpa mikir panjang saya langsung ngibrit ke kasir sebelum saya berubah pikiran, hihi..

20120621-150512.jpg
– Ini diaaa novelnya –

Novel ini menggambarkan kehidupan salah satu keluarga Tionghoa di Indonesia. Bercerita tentang empat orang saudara kembar yang semuanya perempuan dengan karakteristik berbeda-beda. Mereka semua sebenarnya sudah larut dengan kehidupannya masing-masing, namun terpaksa harus kembali ke rumah masa kecilnya dan meninggalkan kehidupannya sejenak karena ayah mereka sedang sakit parah dan diprediksi hidupnya tidak lama lagi.

Banyak pertengkaran, perselisihan, penolakan, ketidakpedulian, kebohongan, dan segala hal negatif yang bisa ditemui dalam hidup ketika mereka harus berkumpul kembali dalam satu rumah. Namun seiring berjalannya waktu, semua yang membeku pasti akan bisa mencair. Semua hal negatif berubah menjadi hal positif. Akhirnya tercipta hubungan persaudaraan yang dilandasi kepedulian, penerimaan, kejujuran, cinta kasih, dan kemampuan untuk berdamai dengan masa lalu (lagi-lagi soal ini yah).

Sakit yang diderita ayah mereka ternyata mampu mengubah kebencian menjadi kebahagiaan. Hingga ayah mereka dapat meninggal dunia dengan sangat damai di pagi hari pertama imlek, tepat setelah keluarga itu menikmati dimsum yang menjadi kebiasaan mereka setiap pagi imlek.

Dibandingkan novel yang baca sebelumnya (Gerhana Kembar), cerita dalam novel ini masih lebih “normal”. Dan sejujurnya saya lebih suka novel Gerhana Kembar. Tapi ada satu hal yang saya suka dari novel Dimsum Terakhir ini, yaitu endingnya.

Endingnya memang happy ending (di samping cerita kematian ayahnya). Tapi Clara Ng ga memaksakan endingnya dibuat sempurna seperti kisah dalam dongeng. Endingnya tetap mempertahankan kekuatan karakter masing-masing tokoh yang memang muncul sejak awal. Siska yang workaholic dan ga pernah mau menikah, Indah yang memilih untuk jadi single parent setelah hamil di luar nikah, Rosi yang merasa dirinya adalah lelaki dan berubah nama menjadi Roni, serta Novera yang memilih menjadi biarawati karena ga punya rahim.

Saya suka sekali dengan endingnya. Menunjukkan penerimaan terhadap mereka yang mungkin dianggap “ga sempurna” atau “ga normal” oleh masyarakat di sekitarnya. Menunjukkan bahwa karakter seperti mereka masih mempunyai hati dan kasih sayang yang tulus. Dan ga seharusnya karakter seperti mereka dicaci maki atau dipojokkan oleh masyarakat.

Saya suka! Ini baru yang namanya adil dan ga menghakimi orang lain yang mungkin ga menjalankan hidupnya seperti orang normal. Lagipula, siapa sih yang berhak menentukan seseorang normal atau ga?! Saya rasa cuma Tuhan yang berhak atas itu semua.

Novel ini selesai saya baca tepat satu minggu. Setelah selesai membaca endingnya, saya semakin ketagihan pengin baca novel Clara Ng lagi. Hari itu juga saya langsung menuju Intermedia di dekat rumah dan tanpa disengaja langsung nemu novelnya yang lain, judulnya The (un)Reality Show! Abis itu, langsung ngacir ke kasir, hihihi..

Review novel ini akan saya tulis di postingan selanjutnya. Pasti ga kalah menarik!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s