Isi gudang (planning)

Akibat minum vanilla lattenya starbucks jam 9 malam, saya jadi masih melek dengan kepala agak keliyengan dan perut agak mules. Badan suka ga kuat minum kopi tapi masih suka sok-sok’an minum kopi sih, hehe. Ditambah lagi Dika sempet rewel sebelum tidur karna masih pengin belajar naik sepeda sama papanya. Hedehh, besok khan juga bisa lanjut lagi ya. Akhirnya setelah Dika dan papanya tidur, saya malah seger banget inih. Dan jadi mulai mikir banyak hal deh, terutama soal rumah.

Malam ini tiba-tiba kepikiran sama gudang yang rencananya mau saya beresin duluan minggu ini. Rencananya gudang kecil ukuran 2 x 2 meter yang ada di sebelah kamar mandi belakang mau saya taruh rak besi supaya barang-barangnya bisa disusun lebih rapi. Kemarin udah sempat survey harga rak besi (bekas) di daerah Klender. Harganya sekitar 400-500 ribu. Lebarnya 1 meter, dan tingginya sekitar 2 meter. Untuk tatakan raknya juga dari besi dan ada 4 atau 5 susun. Lebih murah 100-200 ribu dibandingkan di Ace Hardware. Yaiyalah ya, khan namanya juga bekas.

Eh, tapi jangan salah lho. Walaupun bekas, kualitasnya masih bagus dan Insya Allah masih kokoh. Penjualnya juga banyak sepanjang jalanan I Gusti Ngurah Rai dari arah Buaran menuju jembatan Klender. Jadi saya bisa milih yang harganya paling murah dan masih bisa ditawar juga lho (teteup). Kalo dilihat dari ukuran gudang sih bisa masuk sekitar 3 rak. Tapi pas saya bilang mau beli 3 rak, papanya Dika mukanya langsung berubah, hehe jadi takut saya. Akhirnya diturunin deh jadi 2 rak. Ga enak juga mau minta beliin banyak-banyak, mengingat masih banyak uang yang harus dikeluarkan untuk urusan rumah Cikarang ini. Ga papa juga deh sekarang 2 rak dulu, bulan depan atau bulan depannya lagi khan (Insya Allah) bisa nambah 1 rak lagi kalo urusan rumah udah beres =p (nabung nabung, beli sendiri, jangan minta mulu, hehe)

Naah, supaya nantinya isi gudang itu lebih terorganisir dan gudang saya bisa terlihat rapi (teteup lho pengen gudang rapi) mumpung bisa diinget-inget sekarang saya mau bikin list barang apa aja yang akan masuk gudang. Buat cross check kalo udah mulai beres-beres nanti, sekaligus bisa jadi masukan buat pembaca blog saya (emang ada yang baca ya?). Oiya, gudang saya isinya bukan barang-barang yang udah ga dipakai. Isinya barang-barang yang pernah dan akan dipakai lagi nanti (misalnya perlengkapan bayi), dan barang-barang yang dipakai sehari-hari tapi ga punya storage khusus di luar gudang. Daripada bikin rumah berantakan, mendingan disimpannya di gudang. Lagipula biar gudangnya tetap terbuka dan dipakai keluar masuk setiap hari. Jadi ga pengap dan berkesan horor.

Ini diaaa isi gudang saya (nantinya) :

1. Boks bayi + kasurnya

2. Kasur bayi tenteng (kado yang belum dipakai)

3. Satu kardus besar isi perlengkapan newborn (udah dipak sejak pindahan)

4. Koper-koper

5. Bed cover (dibungkus plastik biar ga debuan)

6. Baby swing mamalove

7. Perlengkapan berkebun

8. Perlengkapan pertukangan

9. Stroller

10. Perlengkapan mobil dan motor (ex : cover, oli rantai, kit, dll)

11. Kardus-kardus kosong yang masih perlu disimpan (ex : kotak ipad, kotak kamera, kotak sepatu, dll)

12. Karpet besar

13. Baby chair

Kayakna segini dulu yang baru saya inget. Kesannya cuma 12 point ya, tapi liat aja nanti kalo udah diisi gudangnya, pasti penuh, hehe. Ga papa deh dipenuhin aja. Asal pengaturannya tetap rapi dan ga ada barang berserakan di dalam rumah. Prinsipnya, walopun rumah kecil dan barangnya buanyakk, tapi tetap bisa terlihat rapi dan bersih dengan pengaturan yang baik. Smoga saya bisa good housekeeping.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s