Yeayy, Kanisya is turning 1!!

Kapan lahirannya yaa kok tau-tau udah setaun aja? heheheh beginilah klo males nulis lagi. Ga sempet dan ga pernah ada kesempatan tepatnya. Nulis dari hp atau tab ga enak, nulis dari laptop mesti nunggu para krucils tidur dulu, atau bisa dirusuhin abis. Yang gede mencet-mencet keyboard, yang kecil ikut-ikutan, nulisnya? Bubar jalan, hahaha..

Walaupun saya ga sempat tulis tentang kelahiran Kanisya disini, tapi keterangan tentang Kanisya ada di sini ya. Dan tepat tanggal 4 Juni 2014 lalu, Kanisya pas berusia 1 tahun. Yeayyyy my baby is getting toddler!!! Ga ada perayaan besar-besaran kayak jaman Dika ultah setaun, ga ada kado heboh (malahan belum dikasih kado sampai sekarang, hehe, blm sempet beli yang pas), cuma bagi-bagi bingkisan sama nasi kuning ke tetangga dan adik-adik temannya Dika yang seumuran Kanisya. Aduuhh kasian banget ya anak kedua. Eh, tapi saya begini bukan karena ga adil sama Kanisya lho, tapi karna pengalaman waktu Dika ultah setaun. Udah capek-capek bikin ini itu, undang saudara dari papanya anak-anak, beliin kado yang lumayan mahal untuk anak seumuran dia, ehh Dikanya sendiri sih sebenernya masih belum ngerti, belum keliatan hepi juga. Jadi yah, belajar dari pengalaman untuk bisa lebih bijak ambil keputusan, hehhee..

Ceritanya dari beberapa hari sebelumnya saya udah sibuk cari bingkisan via online. Males ngubek-ngubek toko atau sampai ke daerah Kota segala. Mending saya ngubek-ngubek internet, bisa sambil nyusuin Kanisya, sambil nemenin Dika main, atau sambil nemenin suami nonton. Saya juga ga mau kasih bingkisan yang isinya snack seperti biasa, alasannya adalah kasian anak-anak atau para bayinya dong, mereka kan belum bisa makan snack kayak gitu, tar yang ada ya dikasih mbanya atau orang tuanya. Untuk urusan beginian saya emang paling doyan, hihihi, mengorganize segala sesuatu. Tentuin tema, tentuin budget, pilah pilih barang dan ga mau yang pasaran, bandingin harga terbaik, dan proses ini memakan waktu 2 minggu sendiri. Hihihii.. Sok perfeksionis banget yah. Dan yang pasti jangan kelupaan, minta ijin suami dulu terutama soal budget. Biar selanjutnya pak bos tinggal transfer ajah, dengan sedikit kompromi juga soal barangnya. Klo ini memang udah kebiasaan kami berdua, milih barang apapun mesti diskusi dulu, klo udah setuju dua-duanya baru deh dipesan.

Akhirnya saya memutuskan kasih bingkisan yang isinya mug motif strawberry dengan tulisan ultah Kanisya, pesan di Instagram @lollipopdesain dan tempat pensil strawberry handmade pesan di Instagram juga @nietaskain. Yak, saya suka surfing di Instagram, hhihii. Alasan memilih dua barang itu karena lebih bermanfaat, lebih cantik, lebih everlasting, dan ga pasaran pula, hhe. Oh iya, saya pakai tema strawberry iseng aja, biar ada temanya, ga ada alasan khusus.

Bingkisan yang sudah dipakin semalam sebelumnya. Cantik yaa warna warni :)

Bingkisan yang sudah dipakin semalam sebelumnya. Cantik yaa warna warni🙂

Nasi kuning buatan Oma Evan. Lumayan buat makan malam juga, enaak..

Nasi kuning buatan Oma Evan. Lumayan buat makan malam juga, enaak..

Cake kecil untuk tiup lilin Kanisya, beli di Famansa Cake dekat rumah.

Cake kecil untuk tiup lilin Kanisya, beli di Famansa Cake dekat rumah.

Mug strawberry dan tempat pensil strawberry. I love it!

Mug strawberry dan tempat pensil strawberry. I love it!

Ceritanya seharian saya sibuk sendirian. Iya sendirian. Di rumah kan ga ada pembantu, cuma bibi pulang pergi. Dan kebetulan ibu dan ibu mertua saya lagi ke Jember nengok mbah Uti yang sedang sakit. Untungnya untuk pengepakan souvenir sempat dibantu suami semalam sebelumnya. Sok kuat banget yah saya ngurus sendirian. Dari pagi anter Dika ke sekolah, pulang ngurus Kanisya sama diri sendiri, trus jemput Dika pulang sekolah, langsung ambil nasi kuning yang saya pesan ke Omanya Evan di tetangga Simprug, sampai rumah ngurusin anak-anak makan siang, langsung masuk-masukin nasi kuning yang mesti dibongkar pasang 3 kali karna salah urutan (cuma karna perfeksionis, hehee), trus lanjut keliling bagi-bagiin bingkisan pakai mobil bertiga sama Dika di kursi depan dan Kanisya di carseatnya, selesa udah jam setengah 6 sore, suami udah pulang, dan masih harus siapin meja makan untuk perayaan kecil berempat. Capek ga? Banget!!! Sumpah pegel banget!! Apalagi naik turun mobil bolak balik dari pintu ke pintu kasih bingkisan. Hahahahaa sok kuat sih sayaa, tepar juga sampai rumah, hehehe..

Dan setelah sholat Isya, dimulailah perayaan kecil-kecilan berempat. Kanisya tiup lilin (dibantu Dika), trus foto (wajib) keluarga. Trus, makaaann.. Makanannya pun simpel ajah. Nasi kuning buatan Oma, sama pizza (gratisan) dari PHD yang kasih voucher gratis karna pernah telat deliverynya, hehe. Berdoanya? Ohh itu udah doong dari Subuh. Semua doa terbaik untuk Kanisya. Semoga tumbuh jadi anak yang cantik, cerdas, solehah, dan bercahaya seperti namanya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu surga bagi orang tuanya. Semoga kehidupannya selalu diliputi kebahagiaan, panjang umur, kesejahteraan, dirahmati dan diberkahi Allah Swt. Semoga disayangi banyak orang dan menyayangi banyak orang terutama keluarga. Aammiinnn yarabbal alamin.. And please welcome, our cute birthday girl, Kirana Adkanisya Firdausi… ^_____^

Kirana Adkanisya Firdausi - Jakarta, 4 Juni 2010 -

Kirana Adkanisya Firdausi
– Jakarta, 4 Juni 2010 –

Kanisya dan Mas Dika ^_^

Kanisya dan Mas Dika ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s